The Existence Of Adat Law In Settlement Of Criminal Cases (Study in Gili Trawangan Tourism Area)

  • H Fatahullah Fakultas Hukum Universitas Mataram
  • Israfil israfil

Abstract

This research purpose to determine to analysys the existence of adat law in settlement of criminal cases(in gili trawangan tourism area). The type of research used is empirical, by using the method of statute approach, conceprual approach and sociological approach. The result arequalified and exist in traditional offense Gili Trawangan general public in the form of: a. theft, b. Decency, adultery/cohabiting and infidelity, c. Preservation of marine ecosystems. Forms of traditional institutions of society Gili Trawangan, law enforcement organ composed of judges/ elders, lang-lang (customs security), and front Gili youth. Settlement of criminal cases for customary offenses is based on the provisions of the customary law of the Gili Trawangan society.

References

Books
A. B. Wiranata, I. G. (2005). Hukum Adat Indonesia Perkembangan Masa ke Masa. Bandung : PT. Citra Aditya Bakri.
Agus Mahendra Iswara, I. M. (2007), Nilai-nilai Keadilan Restoratif dalam Penyelesaian Tindak Pidana Adat Bali, Bantul-Yogyakarta : Ruas Media.
Ashshofa, B. (2010). Metode Penelitian Hukum. Jakarta : Rineka Cipta.
Efendi, J. (2017). Rekonstruksi Dasar Pertimbangan Hukum Hakim. Surabaya: Prenadamedia Group.
Koesnoe, M. (1992). Hukum Adat Sebagai Suatu Model Hukum. Bandung: Mandar Maju.
Lukito, R. (2008). Tradisi Hukum Indonesia. Yogyakarta :Penerbit Teras.
Machmudin, D. D. (2003). Pengantar Ilmu Hukum; Sebuah Sketsa. Bandung: PT. Refika Aditama.
Marzuki & Mahmud, P.(2011). Penelitian Hukum. Jakarta :Kencana.
Rahardjo, S. (1982). Ilmu Hukum. Bandung: Citra Aditya Bakti.
Muhammad, B. (1988). Asas-asas Hukum Adat. Jakarta: Pradnya Paramita.
Shirta, I. N. (2008). Aspek Hukum dalam Konflik Adat Bali. Denpasar: Udayana University Press.
Soemarman, A. (2003). Hukum Adat Perspektif sekarang dan Mendatang. Yogyakarta:Adicita Karya Nusa.
Sudiyat, I. (1991). Asas-asas Hukum Adat Bekal Pengantar. Yogyakarta: Liberty Yogyakarta.
Widnyana, I. M. (2009). Alternatif Penyelesaian Sengketa (ADR)Jakarta: Indonesia Busines Law Center (IBLC).
Wulansari, D. (2010). Hukum Adat Indonesia Suatu Pengantar. Bandung: PT. Refika Aditama.
Achmad Ali. (2012).Menguak Teori Hukum (Legal Theory) dan Teori Peradilan (Judicialprudence) Termasuk Interpretasi Undang-Undang (Legisprudence). Jakarta: Kencana.
Republik Indonesia, UU Nomor 1 Tahun 1946, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana..
Republik Indonesia, UU Nomor 8 Tahun 1981, Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana.
Peraturan Desa Gili Indah Nomor 04 Tahun 2014, tentang kemasyarakatan.
Published
2019-04-30